Kamu suka membaca buku? Atau suka ngerjain tugas di
perpustakaan? Tepat banget, ada destinasi yang cocok untuk kalian yang suka
membaca buku, atau sekedar mengerjakan tugas di perpustakaan. Apa tuh
destinasinya? Yap, Perpustakaan Nasional pastinya.
Perpustakaan Nasional atau biasa juga disingkat Perpusnas,
terletak tak jauh dari Monas. Kalian bisa naik Transjakarta juga dan turun di
halte Balai Kota, lalu tinggal menyebrang, deh. Dan, kalian bisa langsung
melihat Gedung Perpustakaan Nasional yang menjulang tinggi.
Perpusnas berlokasi di Jl. Medan Merdeka Selatan no. 11.
Perpusnas beroperasi setiap hari Senin sampai Kamis pukul 08.00-21.00, dan hari
Jumat pukul 09.00-21.00. Khusus untuk akhir pekan, yaitu Sabtu dan Minggu,
beroperasional hanya pada pukul 09.00-16.00.
Saat memasuki area Perpusnas, pertama-tama kamu akan masuk
ke dalam sebuah ruang pameran yang berkaitan dengan seni, seperti sastra, literasi, dan hal-hal
yang berhubungan dengan Nusantara. Setelah itu, baru kamu bisa melihat Gedung
Perpusnas.
Gedung Perpusnas dihiasi dengan beberapa tulisan
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan berbagai bahasa, seperti
bahasa Inggris, Prancis, Mandarin, dan
Arab.
Tampak depan gedung Perpusnas
Saat kamu masuk ke dalam Perpusnas ini, jangan lupa untuk
meminta kunci loker, ya. Karena kamu harus meletakkan tas kamu di loker. Tas
kamu tidak boleh di bawa ke dalam. Dan, ingat untuk tidak meninggalkan
barang-barang berharga di dalam tas, ya.
Namun, jika kamu
membawa laptop, kamu bisa meminjam tas khusus untuk meletakkan laptop kamu.
Nah, untuk kamu yang baru pertama kali ke sini, jangan lupa untuk naik ke lt. 2
dan membuat kartu keanggotaan, ya!
Bikinnya nggak susah, kok. Kamu hanya perlu mengisi
data-data pribadi kamu di sejumlah komputer yang disediakan, lalu menunggu
antrean untuk dipanggil ke konter oleh petugas. Di konter, petugas akan
memverifikasi ulang data kamu, dan mengambil fotomu. Dan jreng, kartu
keanggotaanmu sudah jadi!
Tampak Kartu Keanggotaan Perpusnas
Kenapa membuat kartu keanggotaan itu penting? Karena di
setiap lantainya, setiap kamu ingin masuk dan melihat-lihat koleksi bukunya,
kamu harus menitipkan kartu anggota kamu pada petugas yang berjaga di depan.
Oh ya, saat hendak membuat kartu keanggotaan, ada hal-hal
yang perlu untuk diperhatikan. Diantaranya adalah, ada batas kuota layanan
pembuatan kartu keanggotaan. Pada hari kerja, Perpusnas hanya melayani
pembuatan sebanyak 500 kartu. Dan pada hari Sabtu dan Minggu, dikurangi
kuotanya menjadi 400 kartu. Jadi, pastikan kamu masih masuk dalam kuota, ya!
Di Perpusnas, mau ngapain aja, sih? Nih, ya, di Perpusnas,
kamu bisa menjelajahi 24 lantai yang terdapat di dalamnya. Dan di setiap
lantai, ada koleksi buku yang berbeda-beda pula.
Lantai 1 :
Lobi utama
Lantai 2 :
Ruang layanan keanggotaan perpustakaan, penelusuran informasi, dan auditorium
Lantai 3 :
Zona promosi budaya baca
Lantai 4 :
Ruang pameran dan kantin
Lantai 5 :
Perkantoran
Lantai 6 :
Data center dan musala
Lantai 7 :
Layanan anak, lansia, dan disabilitas
Lantai 8 :
Layanan audiovisual
Lantai 9 :
Layanan naskah Nusantara
Lantai 10-11 :
Penyimpanan koleksi monograf tertutup
Lantai 12-13 :
Ruang baca koleksi monograf tertutup
Lantai 14 :
Koleksi buku langka
Lantai 15 :
Layanan referensi, koleksi online dan ilmu perpustakaan
Lantai 16 :
Layanan koleksi foto, peta dan lukisan
Lantai 17-18 :
Kantor Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia
Lantai 19 :
Multimedia
Lanntai 20 :
Layanan koleksi berkala mutakhir dan mancanegara
Lantai 21-22 :
Layanan koleksi monograf terbuka
Lantai 23 :
Koleksi majalah terjilid
Lantai 24 :
Koleksi budaya Nusantara
Kalau kamu penasaran sama isi-isi koleksi di tiap lantainya, kamu wajib mampir ke tiap lantai, hehe. Jadi, gimana, tertarik untuk ke sini?


No comments:
Post a Comment