Thursday, March 19, 2020

Masjid Istiqlal & Gereja Katedral (part 1)


Sambil jalan-jalan keliling Jakarta, jangan lupa beribadah juga dong pastinya, hehehe. Kali ini, I Feel Jakarta akan membahas tentang 2 tempat ibadah dari agama yang berbeda, tapi saling berseberangan. Kok bisa, ya? Bisa, dong! Apalagi kalau bukan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral.

Kedua tempat ibadah ini juga seringkali dijadikan objek wisata, karena memang mempunyai sejarah unik tersendiri. Dan juga, letaknya tak jauh dari beberapa destinasi lainnya, seperti Pasar Baru. Jadi, siapa tahu, yang sudah berbelanja dari Pasar Baru, sekarang mau beribadah, hehehe.

Image result for istiqlal
Masjid Istiqlal
Sumber gambar: muslim.okezone.com

Masjid Istiqlal merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara. Uniknya, masjid ini terletak tepat di seberang gereja, yaitu Gereja Katedral Jakarta. Hal ini mencerminkan keberagaman yang ada di Indonesia. Uniknya pula, Masjid Istiqlal ini dirancang oleh seorang arsitek yang beragama Kristen, bernama Frederich Silaban.

Frederich Silaban merupakan pria kelahiran Sumatera Utara, yang memenangkan sayembara desain Masjid Istiqlal pada tahun 1955, yang kala itu dewan jurinya diketuai oleh Presiden Soekarno, dan anggotanya adalah para arsitek dan ulama.

Untuk lokasi pastinya, Masjid Istiqlal berlokasi di Jalan Taman Wijaya Kusuma, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Masjid Istiqlal dibangun sebagai perwujudan rasa syukur atas kemerdekaan bangsa Indonesia.

Istiqlal sendiri diambil dari bahasa Arab yang artinya merdeka. Selain sebagai perwujudan rasa syukur, masjid ini juga dibangun untuk mengenang para pejuang muslim yang gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa.

Masjid ini pertama kali dibangun pada 24 Agustus 1961, yang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi, dan akhirnya selesai pada 22 Februari 1978 dan diresmikan oleh Presiden Soeharto. Masjid ini mampu menampung jamaah hingga 200.000 orang.

Uniknya lagi, kubahnya berdiameter 45 meter, yang melambangkan tahun 1945, tahun kemerdekaan Indonesia. Kubahnya juga ditopang 12 pilar yang melambangkan tanggal kelahiran Nabi Muhammad, yaitu 12 Rabiul Awwal, dan juga jumlah bulan dalam satu tahun.

Untuk masuk ke dalam Masjid Istiqlal, kamu bisa melewati 7 pintu, yang disebut Asmaul Husna. Ada tiga pintu utama, yaitu Al Fattah, As Salam dan Ar Rozzaq. Serta pintu lainnya adalah Al Quddus, Al Malik, Al Ghaffar, dan Ar Rahman. Angka 7 itu melambangkan 7 lapis langit dalam kosmologi alam semesta Islam, serta 7 hari dalam satu minggu.

Mau melihat beduk terbesar di Nusantara? Ke sini aja! Karena Masjid Istiqlal punya beduk terbesar dengan ukuran panjang 3 meter, berat 2,30 ton, diameter 2 meter, dan terbuat dari kayu meranti merah, dari sebuah pohon yang berumur 300 tahun di sebuah hutan di Kalimantan Timur.

(berlanjut ke part 2)





No comments:

Post a Comment